Penutup atas heatsink coran aluminium untuk peralatan komunikasi
Fitur Pengecoran Cetakan:
Pengecoran cetakan (die casting) adalah proses manufaktur yang sangat efisien yang dapat menghasilkan komponen dengan bentuk yang kompleks. Dengan pengecoran cetakan, sirip pendingin (heatsink fins) dapat diintegrasikan ke dalam rangka, wadah, atau penutup, sehingga panas dapat dipindahkan langsung dari sumber ke lingkungan tanpa hambatan tambahan. Jika digunakan secara maksimal, pengecoran cetakan tidak hanya memberikan kinerja termal yang sangat baik, tetapi juga penghematan biaya yang signifikan.
Keunggulan Pendingin Aluminium Cetakan Die Cast
Keuntungan atau kerugian dari heatsink cor tergantung pada jenis material yang digunakan untuk pembuatannya. Misalnya, aluminium adalah material yang paling banyak digunakan untuk memproduksi heatsink cor. Beberapa keuntungan utama dari heatsink cor tercantum di bawah ini:
1. Pertama-tama, Anda harus memperhatikan bahwa heatsink cor bekerja lebih efisien untuk perangkat elektronik.
2. Pendingin die-cast melibatkan proses pengecoran, oleh karena itu, pendingin ini dapat hadir dalam berbagai macam variasi.
3. Sirip pada heatsink cor mungkin memiliki jarak, bentuk, dan ukuran yang berbeda-beda.
4. Desain heatsink hasil cetakan die-cast memiliki kompleksitas yang lebih rendah. Akibatnya, kebutuhan untuk melakukan pengerjaan mesin pun berkurang.
5. Anda dapat menambahkan saluran berbeda untuk menghilangkan panas dari heat sink berbahan die-cast.
6. Pendingin die-cast lebih murah dan dapat dijual dalam volume besar.
7. Anda dapat memiliki berbagai orientasi produk pada heatsink die-cast. Terlepas dari orientasi komponen, aliran panas tetap terjaga dengan baik.
8. Produsen juga dapat menyesuaikan heatsink die-cast sesuai dengan kebutuhan Anda.
9. Kami dapat memproduksi berbagai jenis penutup heatsink, housing, dan base untuk komunikasi dan elektronik.
Daftar isi
Praktik Terbaik Desain Pengecoran Aluminium: Desain untuk Manufaktur (DFM)
9 Pertimbangan Desain Pengecoran Aluminium yang Perlu Diingat:
1. Garis pemisah 2. Pin ejektor 3. Penyusutan 4. Kemiringan 5. Ketebalan dinding
6. Fillet dan Radius7. Tonjolan 8. Rusuk 9. Lekukan 10. Lubang dan Jendela









